Pessel, Sumbar - suaraadhiyaksa.com
Upaya maksimal dilakukan Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4, Satker PJN Wilayah II BPJN Sumbar menjelang akhir tahun.
Menjelang libur Nataru, Direktorat Jenderal Bina Marga berikan instruksi melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN/BPJN) di berbagai wilayah Indonesia berfokus pada percepatan perbaikan jalan nasional, peninggian jalur rawan genangan, serta penyiagaan posko mudik dan alat berat guna memastikan kelancaran lalu lintas.
Saat dikonfirmasi, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Sumatera Barat (BPJN Sumbar) mengatakan bahwa semua pekerjaan sudah dijadwalkan sesuai program, dan setiap item pekerjaan akan dikerjakan untuk memberikan kenyamanan jalur mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sejak awal, PPK 2.4 PJN II Sumbar sudah memaksimalkan pekerjaan akselerasi preservasi dan perbaikan jalan (Zero Pothole). PJN mempercepat pengerjaan rekonstruksi dan pengaspalan ulang (rigid pavement dan overlay). Target penyelesaian fisik diupayakan selesai pada pertengahan Desember agar tidak mengganggu arus mudik.
Tim di lapangan bergerak cepat menutup lubang-lubang jalan akibat curah hujan tinggi guna meningkatkan aspek keselamatan berkendara.
"Curah hujan yang cukup tinggi saat ini, memang cukup mengganggu realisasi pekerjaan yang sedang berjalan, termasuk bencana longsor di ruas Tapan batas Jambi. Kami tetap melakukan upaya maksimal, PJN II mengalihkan sumber daya manusia dan peralatan untuk membuka dan menjamin kelancaran akses transportasi," ujar Gina, PPK 2.4.
"Saat ini, PPK 2.4 telah memperoleh tambahan alat berat dari BPJN Sumbar, berupa wheel loader 1 unit dan dump truck 1 unit. Alat berat tersebut akan sangat membantu mempercepat penanganan longsor maupun bencana di ruas PPK 2.4. Saat ini alat-alat diposisikan di Tapan, lengkap dengan personil dan operator," imbuhnya menambahkan.
Melalui media, PPK 2.4 PJN II Sumbar ini menyampaikan pesan kepada masyarakat agar para pengguna jalan lebih meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan, terutama yang melintas di ruas Tapan batas Jambi.
"Selain itu, alih fungsi lahan dari hutan menjadi perkebunan, merubah kondisi tanah perbukitan," pungkasnya.(Jhoni)
1885 view
1620 view
1456 view
1271 view
1106 view
1072 view
963 view
912 view
799 view
798 view