Sumbar, suaraadhiyaksa.com (6/6/2026)
Kepedulian petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muaro Padang terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan. Petugas Lapas turun langsung membantu bedah rumah milik warga di Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu, 6 Juni 2026.
Aksi sosial ini berawal dari laporan masyarakat Jumat, 5 Juni 2026 tentang kondisi rumah warga yang tidak layak huni di sekitar lingkungan Lapas. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kalapas Muaro Padang Ronaldo Devinci Talesa langsung mengoordinir seluruh petugas untuk mengumpulkan dana sumbangan secara sukarela.
Tanpa menunggu lama, esok harinya Sabtu, 6 Juni 2026, petugas Lapas bersama warga langsung merealisasikan bantuan bedah rumah tersebut.
"Meskipun belum bisa membantu sepenuhnya bedah rumah ini secara keseluruhan, namun melalui sumbangan ini minimal kita sudah dapat memperbaiki mana yang prioritas untuk diperbaiki sampai rumah ini layak menjadi hunian," ujar Kalapas Ronaldo Devinci Talesa kepada suaraadhiyaksa.com.
Ronaldo menegaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan status kepemilikan tanah. "Kami tidak memikirkan status kepemilikan tanah, kami hanya peduli terhadap rumahnya agar layak menjadi hunian bagi keluarga tersebut. Kami tidak butuh rencana, tapi kami harus melakukannya," imbuhnya.
Rumah kayu yang dibedah tersebut dihuni dua keluarga janda. Era, pemilik rumah, mengaku rumahnya sudah berusia lebih dari 100 tahun dan kondisinya sangat memprihatinkan.
"Rumah ini sudah lebih dari 100 tahun, kayu dan papan sudah lapuk semua. Kami sudah tidak mampu untuk memperbaiki rumah ini," ungkap Era.
Kakak Era menambahkan, mereka bertahan hidup dengan bekerja serabutan. "Yang tinggal di rumah ini dua keluarga, keluarga saya dan keluarga adik. Suami sudah meninggal, kami berdua janda yang menafkahi keluarga dengan bekerja membantu orang berdagang di pantai dengan bayaran 50 ribu per hari," tuturnya.
Menurut Era, pemerintah sudah beberapa kali datang melihat kondisi rumahnya. "Namun selalu terkendala memberikan bantuan bedah rumah dikarenakan status kepemilikan tanah merupakan pihak pelabuhan," jelasnya.
Aksi cepat petugas Lapas Muaro Padang ini mendapat apresiasi warga sekitar. Dana yang terkumpul dari petugas digunakan untuk membeli material prioritas seperti atap, dinding, dan lantai agar rumah kembali layak huni.(JJ)
2691 view
2682 view
2530 view
2300 view
2263 view
2142 view
1272 view
1102 view
1070 view
968 view